Agar Anak Memiliki Pribadi Yang Berinisiatif dan Berdaya Kreatif

Selasa, 8 November 2016 15:04 WIB | dibaca : 2507 | dibagikan :

Pribadi yang berinisiatif adalah pribadi yang tidak mudah ikut-ikutan. Sedangkan daya kreatif adalah kemampuan anak untuk menciptakan sesuatu. Sebenarnya kedua sifat atau kemampuan ini sangat berkaitan dan saling mendukung. Karena biasanya anak yang kreatif adalah anak yang tidak mudah ikut-ikutan, namun akan selalu punya keinginan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Setiap orang tua pasti bangga memiliki anak yang seperti ini. Bagaimana cara membentuk anak memiliki karakter ini? Semoga berguna bagi para pendidik juga dalam membentuk karakter anak didiknya menjadi pribadi yang berinisiatif dan memiliki daya kreatif yang tinggi.

  1. Jangan berikan aturan yang terlalu mengikat anak

Berikanlah kreatifitas kepada anak dengan aturan yang tidak terlalu ketat. Aturan yang tidak terlalu ketat akan memungkinkan anak lebih bisa mengembangkan ide mereka. Salah satu contohnya adalah kita tidak perlu melarang anak-anak yang menggambar matahari namun diberi mata, hidung, dan bibir. Biarkan mereka berimajinasi sesuai dengan kemauan mereka. ( baca juga: “Cara Membuat Aturan Bagi Anak, Agar Anak Tidak tertekan” )

  1. Berikan pendampingan

Sebenarnya anak-anak tidak membutuhkan banyak aturan, apalagi aturan yang ketat. Yang perlu diberikan kepada anak adalah petunjuk dan bimbingan. Karena terkadang daya tangkap dan cerna mereka dalam mengartikan suatu aturan juga belum maksimal. Maka agar anak-anak bisa belajar di kelas dengan tertib, kita perlu memberikan petunjuk atau penjelasan, dan tentu saja bimbingan secara intens. Karena bagaimana pun anak-anak juga sangat membutuhkan bimbingan agar bisa melakukan segala sesuatu dengan baik dan tertib.

  1. Perlunya menjadi pendengar yang baik

Kedekatan harus dibangun melalui aktivitas hidup sehari-hari, terutama saat anak berada di sekolah. Kita bisa meluangkan waktu ngobrol, bermain, dan makan bersama anak-anak.

Agar kita bisa dekat dengan anak-anak berinisiatif lemah, kita perlu tekun mendengarkan segala keluh kesah mereka. Saat mereka hendak menceritakan sesuatu, kita perlu bersikap antusias dalam mendengarkan. Sikap mau mendengarkan bisa menumbuhkan kedekatan dan kepercayaan. Maka kita perlu melalui tahap ini dengan baik.

  1. Membimbing anak dalam hal kemandirian

Anak-anak masih perlu pendampingan saat mereka melakukan segala aktiitas mereka. Hal ini perlu dilakukan mengingat anak-anak masih perlu belajar untuk melakukan suatu pekerjaan, terutama pekerjaan yang sulit, dengan baik. Agar pendampingan yang kita berikan tidak membuat anak menjadi “bergantung”, maka kita harus selalu ingat bahwa pendampingan yang kita berikan adalah bersifat membimbing. Sedangkan bantuan yang kita berikan pertama-tama adalah motivasi. Yang kedua adalah memberikan petunjuk. Kemudian bila anak didik kita benar-benar tidak bisa melakukan sesuatu seperti yang kita minta, kita bisa membantunya dengan kedua tangan kita. Sehingga motivasi bantuan kita adalah agar anak didik kita bisa melakukan sesuatu dengan baik, sesuai instruksi, dan dilakukan secara mandiri.

Salah satu menumbuhkan kemandirian pada anak adalah dengan cara mengajarkan kepemimpinan pada anak. Semua telah diulas di SINI. 

  1. Menaihati anak dengan kesabaran
Baca Juga:   Menulis Cerita Bisa Menstimulasi Kecerdasan Anak

Secara sadar atau tidak sadar terkadang ada pendidik yang mengingatkan anak didiknya dengan cara membentak. Hal ini sangat tidak disarankan untuk dilakukan oleh seorang pendidik. Seorang pendidik harus cerdas dan bijak dalam memilih kata, serta mengatur volume suara saat mengingatkan anak-anak didiknya. Hal terpenting di sini, kita harus menasihati anak dengan penuh kasih. Anggaplah kita sedang menasihati anak sendiri. Sehingga kata-kata yang kita keluarkan adalah kata-kata yang membangun dan tidak menyakiti hati anak.

  1. Orang tua perlu “menjadi anak-anak”

Sifat anak-anak sangat penting dimiliki oleh pendidik PAUD. Sifat kanak-kanak yang ceria, gemar bermain, bersahabat, dan lainnya perlu dimiliki oleh pendidik PAUD. Menjadi seperti anak-anak bukan berarti harus berperilaku kekanak-kanakan. Agar kita bisa lebih dekat dengan dunia anak-anak, maka kita juga perlu memiliki sifat yang dimiliki anak-anak. Misalnya adalah ceria, jujur, terbuka, gemar bermain, dan sifat lainnya. Bila kita bisa menjadi “setara” dengan anak-anak, maka anak-anak akan menjadi lebih dekat dengan kita dan patuh pada kita. Sehingga karena kedekatan dan kepatuhan itu pula anak-anak akan menjadi terbuka dan memiliki inisiatif yang tinggi saat melakukan banyak hal.

  1. Berikan pujian agar anak termotivasi

Pujian adalah penghargaan yang paling sederhana. Namun pujian tidak akan memiliki kekuatan bila kita tidak melakukannya dengan tulus. Agar anak-anak bisa memiliki rasa percaya diri yang tinggi, maka kita perlu tekun memuji mereka. Bukan pujian yang terlalu sering atau berlebihan, apalagi diulang-ulang. Pujian bisa kita berikan saat anak-anak tumbuh menjadi anak yang semakin baik, misalnya, semakin rapi dalam merapikan baju, semakin rajin masuk kelas, dan lainnya.

  1. Meningkatkan kepercayaan diri anak

Anak-anak yang memiliki inisiatif yang tinggi biasanya adalah anak-anak yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi pula. Agar kepercayaan diri anak semakin meningkat, kita bisa memberikan kepercayaan kepada mereka untuk mengerjakan tugas penting. Kita juga bisa meminta mereka untuk mengikuti pentas seni yang sesuai dengan bakat dan talenta mereka.

Pribadi yang berinisitatif biasanya sulit dipengaruhi orang lain. Itulah pentingnya bersosialisasi. Kurangilah mainan-mainan yang bersifat egois, misalnya video game, gadet, dan lainnya. Mintalah buah hati anda bermain dengan siapa saja namun tetap dalam pengawasan kita. Hal ini akan membuat anak-anak berpikiran terbuka, mau memikirkan kebutuhan orang lain, mau menerima kekurangan orang lain, namun tetap teguh dalam pendirian terutama dalam memperjuangkan suatu kebenaran

Kreatifitas seorang anak bisa dikembangkan dengan memberikan anak sarana belajar yang edukatif dan menyenangkan. Media pembelajaran yang menyenangkan tersebut bisa berupa lagu maupun dongeng anak.

Silakan download gratis lagu dan dongeng anak karya Educa Studio di bawah ini:

– Lagu Anak Tematik TK dan PAUD – LENGKAP
banner-kolak-lagu-anak-tematik-tk-dan-paud
– 
Cerita Anak, Mila Si Pelupabanner-riri-mila-si-pelupa– Cerita Anak, Monyet dan Ayambanner-riri-monyet-dan-ayam– Cerita Anak, Persahabatan Angsabanner-riri-persahabatan-angsa

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...