Cara menurunkan demam anak

Cara Menurunkan Demam Anak Dengan Cepat

Rabu, 8 April 2020 14:00 WIB | dibaca : 88 | dibagikan :

Setiap orang tua pasti merasa cemas jika anaknya mengalami demam, terutama para moms baru. Perlu moms ketahui, bahwa demam pada anak tidak selalu berbahaya dan sebagian besar dapat mereda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Demam sebenarnya merupakan reaksi tubuh untuk memerangi infeksi secara alami. Infeksi ini dapat disebabkan oleh virus, bakteri, dan parasit. Atau bahkan bisa disebabkan oleh efek lingkungan seperti perubahan suhu secara drastis atau pancaroba. Demam pada anak juga bisa disebabkan oleh efek imunisasi. Cara menurunkan demam anak tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, kenali gejala demam anak agar dapat menurunkan demam anak dengan cepat.

Gejala Demam Pada Anak

Demam pada anak biasanya menimbulkan beberapa gejala, yaitu :

  • Anak terlihat lesu, mudah marah dan sering rewel
  • Suhu badan pada anak mencapai lebih dari 37° C
  • Nafsu makan anak menurun
  • Bernafas lebih cepat
  • Anak merasa nyeri dibagian tubuh dan juga kadang sakit kepala
  • Anak akan tidur lebih lama atau bahkan susah tidur
  • Kulit menjadi pucat
  • Kejang
  • Mengalami dehidrasi sehingga bibir anak akan terlihat kering

Cara Menurunkan Demam Pada Anak

Ketika anak menunjukan gejala demam, sebaiknya moms jangan terlalu cemas. Moms bisa lakukan beberapa cara ini dirumah untuk menurunkan gejala demam pada anak, yaitu :

 1. Cara Menurunkan Demam Anak dengan Memberikan Kompres

Saat anak mulai demam, moms bisa mengkompres anak menggunakan handuk yang bersih dengan menggunakan air hangat, untuk meredakan demam pada anak. Air hangat memberikan sensasi tersendiri selama sedang melakukan kompres di bagian dahi karena terdapat efek evaporasi atau penguapan melalui pori-pori kulit.

Moms dapat menempatkan kompres pada dahi, dada, perut, atau ketiak anak saat ia tidur atau berbaring. Setelah memberikan kompres, diamkan kompres tersebut selama 20-30 menit di tubuh anak. Jangan lupa untuk mengganti kompres ya moms, ketika kompres pada anak mulai kering.

2. Berikan Anak Pakaian Yang Nyaman

Untuk penggunaan pakaian, moms bisa pakaikan anak baju dengan bahan yang nyaman dan tidak terlalu tebal untuk dikenakan sang anak. Hal ini dikarenakan saat menggunakan pakaian yang tebal, tubuh anak akan merasa kepanasan dan akhirnya sulit mengeluarkan panas pada tubuh, sehingga demam pada anak sulit untuk mereda.

Jika anak merasa meriang atau kedinginan, pakaikan pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat ya moms, serta selimuti tubuhnya dengan selimut yang tipis.

Baca Juga:   Aplikasi Podcast VS Radio, Pilih yang Mana?
Cara menurunkan demam anak
People photo created by jcomp – www.freepik.com

 3. Periksa Suhu Badan Anak Secara Teratur Dan Jaga Suhu Ruangan

Pastikan moms untuk pantau suhu tubuh anak secara berkala setiap 1-2 jam setelah memberikan kompres. Dan pastikan untuk menjaga suhu ruangan tempat anak beristirahat menjadi lebih nyaman dan juga sejuk. Moms boleh menyalakan pendingin ruangan, namun pastikan suhu tidak terlalu dingin. Moms juga bisa menggunakan kipas angin, tapi dengan kecepatan yang rendah ya.

Namun perlu diingat, hindari mengarahkan kipas angin atau AC langsung ke tubuh anak, karena dapat membuatnya merasa kedinginan. Jika anak sudah menunjukan gejala kedinginan, sebaiknya segera matikan pendingin ruangan yang digunakan, dan selimuti anak.

4. Penuhi Kebutuhan Cairan Anak Dan Tetap Berikan Makanan Yang Bergizi

Pastikan untuk moms untuk memperhatikan kebutuhan cairan untuk anak, agar anak tidak mengalami dehidrasi. Jika anak masih dalam tahap pemberian asi eksklusif, pastikan untuk menyusui anak sesering mungkin ya moms.

Namun, jika anak sudah mengkonsumsi MPASI atau makanan padat, moms bisa melanjutkan pemberian ASI sambil memberikan cukup air putih. Berikan juga makanan dalam porsi sedikit namun sering, agar anak tidak merasa mual.

Jika anak sudah cukup besar, moms bisa memberinya makanan atau minuman yang menyejukkan, seperti yoghurt dingin dan es krim. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, jenis makanan atau minuman tersebut bisa membantu mendinginkan tubuh dari dalam.

 5. Berikan Obat Penurun Panas

Jika diperlukan, moms dapat menggunakan obat penurun panas anak, seperti penggunaan paracetamol. Namun dengan catatan, dosis paracetamol  harus disesuaikan dengan usia dan berat badan anak atau sesuai petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat, ya moms.

Perlu diingat juga ya moms, obat penurun panas paracetamol tidak disarankan untuk diberikan pada bayi berusia kurang dari 2 bulan tanpa pemantauan dokter.

Kapan Anak Harus Dibawa Ke Dokter ?

Moms bisa membawa anak ke dokter jika anak mengalami :

    • Usia anak kurang dari 6 bulan
    • Anak terlihat terlalu lesu, muntah berulang kali, sakit kepala berat, sakit perut, kaku leher, ruam pada kulit dan anak merasa sangat tidak nyaman
    • Kontak mata anak yang terlihat buruk
    • Anak mengalami kejang
    • Bila suhu mencapai di atas 40° C
    • Bila demam lebih dari 3 hari
    • Anak memiliki masalah medis yang kompleks atau menggunakan resep obat secara berkepanjangan.

Sumber referensi :

Marbel Eye Center
Marbel Eye Center
Developer: Educa Studio
Price: Free+

Tagged:

Penulis: Fauzia Eka

Hobby menulis dan membaca. Anggota tim relasi publik di Educa Grup. Penyuka drama korea dan berpengalaman dalam QA product.