Kiat Membangun Kedekatan Pendidik Dan Orang Tua Anak Didik

Jumat, 23 Desember 2016 15:27 WIB | dibaca : 1382 | dibagikan :

Anak-anak usia dini sedang dalam masa pertumbuhan, baik dari sisi kejiwaan, fisik, dan ketrampilan mereka. Akan lebih baik bila orang tua dan guru memiliki jalinan komunikasi yang baik. Hal ini penting agar setiap hari orang tua paham akan perkembangan anaknya seturut dengan ilmu yang diterima di sekolah. Agar komunikasi bisa terjalin dengan baik, Kak Zepe memiliki tips-tips yang bisa anda ikuti sebagai pendidik.

  1. Cara Membangun Kepercayaan Orang Tua

Orang tua anak didik tentu memiliki karakter yang beraneka macam. Ada yang terlihat cuek-cuek saja, atau bahkan terkesan menjaga rahasia. Namun ada juga yang ramah serta terbuka untuk menerima masukan dan bahkan bertanya tentang perkembangan buah hatinya di sekolah. Cara membangun kepercayaan dengan orang tua adalah saat kita bertemu dengan orang tua, kita bisa memberikan informasi perkembangan anak. Misalnya dengan mengatakan, “Tadi Andi sudah bisa menyebutkan angka 1 hingga 10 lho Bunda… .” Meskipun orang tua belum bertanya, sebaiknya kita sudah memberikan setidaknya sebuah perkembangan yang kita ingat pada diri anak. Biasanya orang tua akan merasa senang bila anaknya diperhatikan oleh gurunya. Lakukan hal ini setiap hari, terutama saat bertemu dengan orang tua. Bila perlu, buatlah catatan kecil perkembangan setiap anak didik kita, minimal satu hal saja.

Agar kepercayaan orang tua kepada pendidik bisa terpupuk dengan baik, maka seorang pendidik perlu belajar membangun kewibawaannya. Ada cara khusus agar wibawa seorang pendidik semakin baik di mata orang tua dan anak didik.

  1. Kepercayaan Membangun Keterbukaan

Terkadang anak-anak menampakkan sesuatu yang tidak biasanya. Misalnya anak yang biasa terlihat ceria, tiba-tiba menjadi pendiam. Kita bis aja langsung bertanya kepada anak yang bersangkutan atau kepada teman-temannya. Namun bila kita tidak menemukan jawaban, tentu saja harus bertanya pada orang tua. Bila kita tidak terbiasa membangun komunikasi dari hal-hal yang sederhana seperti di poin 1, tentu saja hal ini akan lebih sulit. Bila orang tua sudah mulai terbuka dengan permasalahan anak, ajaklah orang tua bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan anak. Yakinkan kepada orang tua bahwa dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, maka permasalahan anak bisa selesai dengan lebih efektif. Tentu saja pendidik juga perlu menjaga kerahasiaan, bila memang ada hal-hal yang bersifat privacy.

  1. Menjaga sikap dan wibawa

Sebagai pendidik kita boleh terlihat akrab dengan orang tua. Namun tentu kita juga tetap memiliki prinsip yang harus dipegang. Misalnya tetapi bersikap santun, bersedia memberikan salam terlebih dahulu, tidak tersinggung bila ada orang tua yang tidak merespon salam yang kita berikan, dan tidak tertawa yang berlebihan sehingga kita kehilangan wibawa sebagai guru. Kata-kata yang kita ucapkan pun tidak boleh sembarangan. Bila kita hendak memberikan masukan kepada anak, kita harus pandai menggunakan kata-kata yang positif. Karena terkadang kita bermaksud memberikan masukan kepada anak, namun malah membuat orang tua merasa resah.

Baca Juga:   “I Love You, Guruku”, Lagu Anak di Hari Guru dan Kelulusan Sekolah

Selain menjaga sikap dan wibawa, ketrampilan pendidik dalam berkomunikasi perlu dijaga. Inilah ciri pendidik yang komunikatif dan cara mengembangkan ketrampilan berkomunikasi. 

  1. Prinsip mengundang orang tua ke sekolah

Ada kalanya guru ingin menjalin komunikasi secara langsung dengan orang tua. Salah satunya adalah dengan mengundang orangtua datang ke sekolah. Akan lebih baik bila saat kita mengundang orang tua ke sekolah tidak hanya membicarakan sisi negatif anak. Misalnya, saat anak melakukan kesalahan yang besar, kita langsung mengundang orang tua. Ada kalanya kita mengundang orang tua karena anak menampakkan perkembangan yang cukup signifikan . Dengan demikian orang tua tidak selalu merasa khawatir bila mendapatkan undangan dari sekolah.

  1. Bangun komunikasi secara online

Saat ini media komunikasi sudah berjalan dengan lebih cepat dan murah. Orang tua pun sudah banyak menggunakan gadget dan smartphone. Agar komunikasi bisa berjalan dengan baik dan murah, kita bisa menjalin komunikasi dengan orang tua melalui whatsup atau BBM. Mengingat bahwa kita sendiri memiliki privacy, maka kita juga perlu memberikan jam berkonsultasi meski pun hanya melalui media sosial. Misalnya kita buka jam komunikasi dan komunikasi dari jam 14.00 hingga jam 17.00.

  1. Menyikapi masukan, kritik, atau komplain

Orang tua kadang memberikan komplain kepada guru kelas. Ada banyak hal yang dikomplain oleh orang tua. Sebagai pendidik kita harus bisa bersikap sabar dan mau mendengarkan apa pun yang menjadi masukan orang tua. Bila memang komplain yang dilontarkan benar-benar bisa segera direalisasikan, sebaiknya kita realisasikan secepat mungkin. Namun bila memang membutuhkan waktu untuk bisa merealisasikan, kita bisa menundanya. Karena ada beberapa komplain perlu diselesaikan di forum yang lebih besar. Misalnya rapat antar guru kelas dalam satu level atau rapat bersama dengan semua guru kelas.

  1. Membuka acara konsultasi interaktif dengan tema tertentu

Sesekali sekolah mengadakan suatu dialog interaktif dengan tema tertentu. Di sana orang tua bisa bertanya jawab dengan guru dan seorang nara sumber. Tema yang diambil biasanya adalah tema yang sedang hangat-hangatnya, misalnya penggunaan gadget bagi anak usia dini atau tema lainnya. Akan lebih baik pula bila pada acara tersebut juga dibuka kesempatan bagi orangtua untuk membahas banyak hal yang tidak berhubungan dengan tema seminar, namun lebih membahas tentang permasalahan sehari-hari anak di sekolah kita, misalnya ada keluhan orang tua karena terlalu banyak PR, mengatasi anak yang suka aktif bergerak di kelas, dan lainnya.

Bagaimana menuurut pendapat anda? Adakah cara lain agar komunikasi antara orang tua dan guru bsia terjalin dengan baik?

Jalin komunikasi orang tua dan anak dengan bermain game bersama. Silakan download gratis game di bawah ini:
– GAME KELUARGA: ULAR TANGGA
banner-ular-tangga– GAME KELUARGA: BERMAIN LUDObanner-ludo-deluxe– GAME KELUARGA : ANIMAL DRESS UPbanner-animals-dress-upsumber gambar: i.huffpost.com

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...

  • Kak Zepelaguanak II

    Bagaimana menuurut pendapat anda? Adakah cara lain agar komunikasi antara orang tua dan guru bsia terjalin dengan baik?