disayansg-anak-didik

Kiat Menjadi Pendidik Yang Berwibawa dan Disayang Anak Didik

Kamis, 4 Mei 2017, 17:22 WIB | dibaca 577 kali | dibagikan kali

Banyak guru disegani oleh anak-anak didiknya. Namun dibalik itu ada beberapa anak didik yang merasa bahwa ia adalah guru yang galak, sehingga anak-anak didiknya merasa bahwa ia adalah sosok yang menakutkan. Banyak pula guru yang disayang, namun karena saking lucunya atau saking seringnya ia bercanda, ia menjadi kurang dihormati oleh anak- anak didiknya. Bahkan terkadang malah menjadi bahan olokan. Agar semua bisa seimbang, Kak Zepe berpendapat seorang guru perlu memiliki sifat-sifat berikut:

  1. Selalu bersemangat dan ceria

Semangat menunjukkan keseriusan guru dalam mengajar. Guru yang sudah melakukan persiapan mengajar dengan baik biasanya akan memiliki semangat yang baik. Ia akan tidak merasakan ada beban dalam mengajar, karena ia yakin bahwa ia telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Semangat juga terlihat karena ia mampu menjaga kondisi tubuhnya dan jiwanya dengan baik sehingga terlihat bugar dan lebih percaya diri. Semangat yang baik biasanya juga terlukis dari ekspresi wajahnya yang selalu ceria, murah senyum, namun tetap bisa menguasai emosinya dengan baik, sehingga tau kapan saat serius kapan saat ia harus membumbui pengajarannya dengan candaan atau humor segar.

Semangat seorang pendidik akan membawa semangat pula bagi anak-anak didiknya. Ada beberapa tips khusus agar pendidik bisa memotivasi anak-anak didiknya agar semakin semangat dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.

  1. Mampu mengendalikan emosi

Setiap orang tentu pernah naik darah. Namun tidak semua perasaan atau emosi perlu kita ungkapkan atau luapkan. Ia tau kapan ia harus berbicara pelan dan penuh dengan kesabaran, dan kapan ia harus bersikap tegas. Kesabaran adalah kuncinya. Selama kesabaran masih bisa dijaga, ia akan bisa berpikir lebih jernih. Sehingga tidak akan ada emosi yang meledak-ledak, apalagi sampai memainkan tangan dalam menenangkan atau menertibkan anak.

Kemampuan pendidik dalam mengendalikan emosi sangat mempengaruhi kesabaran seorang pendidik dalam banyak hal, misalnya saat mengajar, saat membantu menyelesaikan konflik antar siswa, dan lainnya. Agar bisa selalu bersabar, seorang guru perlu melakukan hal-hal ini.

  1. Bersahaja

Sifat bersahaja adalah sifat yang mau menerima diri apa adanya dan memiliki hati yang beryukur. Rasa syukur ini disertai dengan kesadaran bahwa ia memiliki kelemahan. Meskipun ia menerima penghasilan yang belum mampu mencukupi kebutuhan, namun ia tetap bisa melakukan tugasnya dengan baik. Ia percaya bahwa apa pun yang ia lakukan kepada anak-anak didiknya pasti akan berguna bagi dirinya sendiri dan anak-anak didiknya. Sehingga ia akan lebih banyak belajar, karena mampu berpikiran jernih. Sehingga ia mampu menyerap ilmu dari apa pun yang ia lakukan. Kebahagiaan dalam mengajar bukan juga miliknya sendiri, namun juga disaat melihat anak-anak didiknya semakin cerdas dan berkarakter.

  1. Rendah hati

Guru yang rendah hati akan selalu mengakui dan menerima segala kelemahannya. Sehingga saat ia berbuat kesalahan, ia pun akan menyadari akan kesalahannya, sehingga ia akan segera memperbaiki kesalahannya agar menjadi guru yang lebih baik. Sifat ini juga tampak dalam kesehariannya, terutama saat ia bertemu dengan siswa, atau orang tua siswa. Ia tidak segan menyapa terlebih dahulu. Ia tidak takut kehilangan harga dirinya dengan menyapa orang lain (terutama muridnya) terlebih dahulu atau pun meminta maaf saat berbuat salah. Hal ini akan membuatnya semakin dekat dengan anak-anak didiknya. Karena anak-anak didiknya merasa nyaman dan merasa setara dengan gurunya. Kedekatan ini tentu akan berguna saat ia mengajar anak-anak didiknya. Kedekatan antara guru dan murid akan membuat suasana belajar mengajar menjadi lebih nyaman, sehingga anak-anaka didik akan lebih mampu menyerap materi pelajaran lebih baik.

  1. Memiliki sifat adil

Ia tidak memandang anak-anak didiknya sesuai dengan status soial atau pun latar belakangnya. Semua anak-anak didik adalah sama, dan harus mendapatkan perlakukan yang sama. Ia paham bahwa setiap anak membutuhkan perhatian, suasana nyaman, dan kasih sayang. Ia tau kapan anak-anak didiknya perlu dinasihati dengan baik, ditegur, atau kalau perlu mendapatkan konsekuensi yang seusia dengan perbuatannya saat berbuat salah tanpa memandang tingkat kecerdasan, latar belakang, dan perbedaan yang ada diantara anak-anak didiknya.

Bagaimana pun sifat-sifat di atas berbanding lurus dengan sifat-sifat yang perlu dimiliki oleh seorang “leader”. Berbanggalah bila anda saat ini adalah seorang guru. Karena anda memiliki kesempatan untuk belajar menjadi pemimpin yang baik. Bila tidak memiliki kesempatan memimpin warga, setidaknya seorang guru adalah insan yang berpotensi menjadi pemimpin yang baik dalam keluarganya.
sumber gambar: Infosekolah87.com

Wibawa seorang pendidik akan semakin lengkap bila seorang pendidik bisa memberikan materi pembelajaran yang cocok dan tentunya bisa membuat anak-anak didiknya merasa nyaman. Salah satu media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan adalah dengan media lagu anak. Kita bisa menemukan aneka lagu anak di dalam aplikasi terbari keluara Educa Studio yang berjudul “Lagu Anak Tematik TK dan PAUD”. Lagu-lagu di dalam aplikasi ini akan ditambahkan secara rutin, sehingga akan memperkaya kasanah lagu anak di Indonesia. Silakan download GRATIS aplikasi ini dengan klik “LAGU ANAK TEMATIK TK DAN PAUD”banner-kolak-lagu-anak-tematik-tk-dan-paud

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...