Manfaat berjemur di pagi hari

Manfaat Berjemur di Pagi Hari Bagi Kesehatan

Kamis, 2 April 2020 14:00 WIB | dibaca : 288 | dibagikan :

Semenjak adanya pandemi covid-19 yang juga memasuki wilayah indonesia, dan juga semakin bertambahnya orang dengan covid-19 ini. Membuat setiap orangnya mulai menjaga daya tahan tubuh agar selalu sehat dan terhindar dari terpaparnya berbagai virus. Termasuk dengan virus corona yang kini masih menghantui berbagai wilayah di seluruh indonesia. Salah satu yang dapat meningkatkan imun tubuh adalah dengan berjemur di pagi hari. Selain meningkatkan imun tubuh, manfaat berjemur di pagi hari sangatlah banyak.

Selain menjaga asupan makanan yang bergizi dan juga olah raga yang teratur. Berjemur di bawah sinar matahari pada pagi hari, juga salah satu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh, selain memperkuat tulang juga dapat meningkatkan daya tahan pada tubuh. Dikutip dari alodokter.com sinar matahari pagi menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imun tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.

Sedangkan waktu yang dianjurkan untuk berjemur, yaitu selama 15 menit  sebelum pukul 10.00 yang dilakukan setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Dan sebaiknya hindari berjemur pada kisaran pukul 10.00-16.00 karena dapat mengakibatkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko timbulnya kanker kulit. Selain dengan terpenuhinya vitamin D yang dibutuhkan tubuh, berikut adalah manfaat lainnya dari berjemur sinar matahari di pagi hari.

Manfaat Berjemur di Pagi Hari

 1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Pada dasarnya tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Kandungan vitamin D ternyata juga cukup terbatas adanya. Vitamin D hanya ada di jenis-jenis makanan tertentu saja. Maka solusi termudah dan praktis untuk mencukupi asupan vitamin D adalah dengan memanfaatkan sinar matahari di pagi hari dengan cara berjemur. Kandungan vitamin D yang terbentuk akibat paparan sinar matahari dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh dan melawan penyakit, seperti penyakit jantung, multiple sclerosis (penyakit autoimun yang menyerang susunan saraf pusat, yaitu otak dan saraf tulang belakang ), beberapa jenis penyakit autoimun dan kanker, serta flu.

Saat sedang berjemur, maka sel darah putih akan mengalami peningkatan saat terpapar sinar matahari. Dengan begitu sel darah putih akan membantu memerangi penyakit dan mencegah infeksi pada tubuh. Jadi denngan berjemur di pagi hari, akan sangat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang dimiliki.

Baca Juga:   Pola Hidup Sehat Bersama Keluarga

 2. Mengurangi Resiko Kanker

Kandungan vitamin D dan provitamin B3 yang dihasilkan oleh ultraviolet B bersama kolesterol di bawah kulit bisa menghasilkan vitamin D3 yang baik untuk daya tahan tubuh. Kandungan D3 juga dikenal berfungsi untuk mencegah kanker dan penyakit autoimun. Dengan begitu berjemur sinar matahari di pagi hari, dapat mengurangi adanya resiko terkena kanker, seperti kanker payudara dan juga usus besar.

 3. Manfaat Berjemur di Pagi Hari Dapat Memperkuat Tulang

Kandungan D3 yang sudah dihasilkan oleh tubuh dengan cara berjemur dibawah sinar matahari pagi. Vitamin D3 sendiri memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin yang larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D ketika sinar matahari mengenai kulit.

Manfaat berjemur di pagi hari
People photo created by snowing – www.freepik.com

 4. Memperbaiki Kualitas Tidur

Dengan berjemur di bawah sinar matahari di pagi hari, juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur sehingga kualitas tidur akan lebih nyenyak di malam hari. Ketika sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal dalam otak dan produksi melatonin, yaitu suatu hormon yang menimbulkan rasa kantuk dan membantu untuk tidur, ditutup hingga matahari terbenam lagi.

Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa ini bukanlah malam hari sehingga tubuh akan mempertahankan ritme sirkadian yang normal. Sebaliknya, ketika di luar mulai gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk jelang waktu tidur.

 5. Meningkatkan Fungsi Otak

Paparan sinar matahari dapat meningkatkan fungsi kognitif, yaitu kemampuan otak untuk membentuk dan memproses pikiran. Kandungan UVB yang terdapat pada sinar matahari dapat memicu pertumbuhan sel hipokampus, yaitu salah satu bagian otak besar yang letaknya di lobus temporal yang berfungsi untuk mengatur dan menyimpan berbagai memori. Sehingga dapat mengurangi adanya resiko akan gejala Alzheimer.


Sumber referensi :

Tagged:

Penulis: Fauzia Eka

Hobby menulis dan membaca. Anggota tim relasi publik di Educa Grup. Penyuka drama korea dan berpengalaman dalam QA product.