Media sosial untuk anak

Media Sosial Untuk Anak, Perlukah?

Jumat, 13 Maret 2020 08:00 WIB | dibaca : 37 | dibagikan :

Melihat perkembangan zaman yang semakin pesat, tak bisa dipungkiri lagi bahwa media sosial saat ini semakin beragam adanya. Seperti Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, dan masih banyak lainnya. Nah, pasti para moms dan dads juga sudah ada yang memiliki salah satu dari akun media sosial tersebut, bukan ? Bahkan tidak sedikit orangtua yang membuatkan media sosial untuk anak.

Bahkan di zaman now anak-anak kini sudah memiliki akun sosial media sendiri. Namun, perlu atau tidakkah itu tergantung dengan pemikiran para moms dan dads masing-masing, ya. Untuk memiliki akun media sosial sendiri sebenarnya ada batasan umur minimum yaitu 13 tahun. Jadi, bagaimana anak-anak kini bisa memiliki akun sosial media sendiri ? Kemungkinan orang tuanya yang membuatkan akun sosial media dengan data milik orang tua. Dan juga bisa saja orang tua yang mengelola akun media sosial itu sendiri.

Nah, sebelum para moms dan dads membuatkan akun media sosial untuk anak. Sebaiknya pelajari terlebih dahulu dampak positif maupun negatifnya akun sosial media untuk anak. Dan bagaimana cara yang efektif untuk mengawasi anak yang menggunakan sosial medianya sendiri.

Dampak Positif Dari Memiliki Akun Sosial Media Sendiri Untuk Anak

 1. Sebagai Media Penyimpanan

Dengan adanya sosial media akan lebih memudahkan para orang tua untuk menyimpan foto maupun vidio anak dengan kelucuan pada saat anak masih kecil. Bahkan dengan adanya media sosial kerabat keluarga yang berada jauh dari jangkauan akan mudah melihat dan mengetahui informasi dengan mudah.

 2. Membantu Anak Untuk Semakin Bersahabat

Dengan adanya sosial media anak akan memiliki kesempatan untuk menambah pertemanannya semakin meluas. Dan bahkan dengan media sosial anak akan mudah berinteraksi dengan teman – temannya yang hanya bisa ia temui di sekolah dan mereka juga dapat mendiskusikan tugas mereka dengan mudah.

 3. Sebagai Sarana Pengembangan Jiwa Sosial

Anak dapat belajar bagaimana cara beradaptasi, bersosialisai dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan yang luas.

 4. Sebagai Media Promosi Praktis

Dengan adanya media sosial mungkin ada yang melihat potensi bakat yang ada pada anak. Mungkin ada yang menawarkan anak untuk menjadi bintang iklan pada suatu produk yang cocok untuk anak. Selain itu, untuk anak yang memiliki jiwa berbisnis. Anak akan dengan mudah mempromosikan hasil kreatifitasnya untuk dijajakan.

Baca Juga:   Ternyata Ini yang Membuat BATIK Menjadi Semakin Cantik dan Indah
Media sosial untuk anak
Background photo created by freepik – www.freepik.com

Dampak Negatif Dari Memiliki Akun Sosial Media Sendiri Untuk Anak

 1. Rawan Cyber Crime

Foto-foto yang diunggah pada sosial media berpotensi mengundang adanya tindakan kriminal oleh orang yang tak bertanggung jawab. Mereka saja bisa menjadikan foto anak sebagai bahan penipuan, membuat berita hoax, tindakan sasaran penculikan, bahkan yang paling mengerikan yaitu terpajangnya foto anak pada di situs fedofilia dan human trafficking.

 2. Anak Akan Cenderung Suka Pamer

Dengan memiliki akun media sosialnya sendiri anak akan termotivasi untuk menunjukan hal-hal baru yang dimilikinya.

 3. Anak Akan Lebih Fokus Dengan Kehidupan Orang Lain

Anak yang lebih aktif di sosial media kemungkinan anak akan lebih aktif untuk memperhatikan orang lain. Dengan begitu tidak menutup kemungkinan anak akan membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain sehingga akan memicu timbulnya iri hati pada anak.

 4. Bahaya Akan Konten Negatif Dan Pornografi

Konten negatif dan pornografi kini semakin marak muncul. Bahkan tanpa harus mengetikkan kata kunci kini konten-konten tersebut mudah muncul di beranda yang ada pada sosial media.

 5. Hilangnya Fokus Belajar

Jika anak sudah kecanduan dengan sosial media miliknya, dampak terburuk yang akan terjadi pada anak adalah hilangnya fokus saat anak belajar. Dengan begitu anak akan selalu memperhatikan media sosial miliknya untuk mengetahui hal-hal baru yang sedang terjadi.

Tips Mengawasi Anak Secara Efektif Di Media Sosial

  • Buat kesepakatan dengan anak dan diskusikan bahwa moms dan dads juga berhak sewaktu-waktu untuk melihat gadget anak dan akun sosial medianya.
  • Pakai parents control, pastikan hanya orang tua yang mengetahui passwordnya.
  • Menjadi teman di media sosial anak. Pastikan untuk tidak sering meninggalkan komentar pada postingan anak.
  • Rencanakan jumpa darat bersama teman-temannya yang cukup dekat dengan anak di sosial media. Jika memungkinkan ajak juga orang tuanya.
  • Perbanyak family time agar anak tidak hanya fokus pada media sosial. Ajak anak berinteraksi lebih banyak dengan keluarga dan teman-teman yang ada di sekitarnya secara langsung.

 

Sumber referensi :


Marbel Belajar Jam & Waktu
Marbel Belajar Jam & Waktu
Developer: Educa Studio
Price: Free+

Tagged:

Penulis: Fauzia Eka

Hobby menulis dan membaca. Anggota tim relasi publik di Educa Grup. Penyuka drama korea dan berpengalaman dalam QA product.