Melatih anak agar cepat bicara

Melatih Anak Agar Cepat Bicara dengan Lancar

Sabtu, 4 April 2020 09:00 WIB | dibaca : 123 | dibagikan :

Pada dasarnya tumbuh kembang pada setiap anak berbeda itu berbeda-beda, ya moms. Ada yang sudah lancar merangkak, berjalan, atau bahkan berbicara. Perkembangan anak yang paling di tunggu-tunggu orang tua, salah satunya adalah melihat dan mendengarkan anaknya dapat berbicara. Karena dengan berbicara anak akan mudah berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya, sehingga moms dapat melatih anak agar cepat bicara.

Komunikasi adalah salah satu aspek kecerdasan yang harus dimiliki pada setiap anak.  Karena melalui komunikasi inilah anak dapat memperluas kosa kata dan mengembangkan daya penerimaan juga daya ingatnya. Mengekspresikan kemampuan berbahasa mereka melalui interaksi dengan anak-anak lain dan orang dewasa pada situasi bermain spontan.

Tahapan Anak Berbicara

  • Usia 0-3 bulan, bayi hanya bisa mengeluarkan suara seperti tangisan maupun tertawa.
  • Usia 4-6 bulan, biasanya bayi pada sudah mulai mengeluarkan suara-suara, meskipun terdengar tidak jelas. Contohnya seperti, ma-ma, ba-ba.
  • Usia 6-9 bulan, anak biasanya sudah mengenali namanya. Anak akan menoleh ketika dipanggil namanya. Dan anak juga sudah bisa menyebutkan beberapa kata. Contohnya seperti, mama, papa, makan / mamam, dan lainnya.
  • Usia 10-12 bulan, anak akan dengan sendirinya menambah kosa kata dengan cara meniru orang tuanya berbicara, meski tidak terdengar sama persis. Anak juga mulai bisa berbicara dengan disertai gestur, contohnya seperti bye bye/dadah di barengi dengan melambaikan tangan.
  • Usia 12-18 bulan, anak akan benar-benar mengerti ketika ada yang memanggil namanya. Dan mengerti nama-nama benda degan menyebutkan benda yang dimaksud dan pengucapannya.
  • Anak usia 2-3 tahun, biasanya anak bisa mengucapkan 50 kata. Di usia ini anak akan mulai menempatkan dua kata secara bersamaan. Contohnya seperti, ini bola, mama makan dan lainnya.
  • Anak usia 4-5 tahun, biasanya sudah bisa menyebutkan nama lengkapnya, bahkan nama kedua orang tuanya. Dan di usia ini anak sudah mulai bisa diajak berkomunikasi dan berinteraksi.
Melatih anak agar cepat bicara
People photo created by katemangostar – www.freepik.com

Cara Melatih Anak Agar Cepat Bicara

Untuk anak dapat berbicara dengan lancar, bukan didapatkan secara instan ya moms. Namun, disini peran orang tua sangatlah penting untuk menstimulasi anak agar dapat mulai berbicara sesuai usia. Berikut adalah cara untuk menstimulasi anak agar cepat berbicara dan lancar dalam berbicara.

 1. Ajari Sedini Mungkin Dan Interaksi Langsung

Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya, bahwa anak di usia 4 bulan sudah bisa mengeluarkan suara maupun berbicara meskipun tidak jelas. Jadi moms dan dads bisa berinteraksi langsung dengan anak, dengan cara berbicara maupun menirukan ucapan anak. Meskipun hanya dengan mengucapkan kata ma-ma, pa-pa, jika dilakukan berulang-ulang maka akan mudah menstimulasi anak agar kelak mudah untuk berbicara dengan lancar.

Baca Juga:   Coding Untuk Anak : Asah Logika dengan Game

 2. Bacakan Dongeng Dan Ajak Bernyanyi

Dengan orang tua yang sering membacakan dongeng maupun cerita kepada anak sejak usia dini. Maka akan membantu anak untuk menambah kosa katanya. Karena dengan sering mendengarkan orang tuanya maupun orang dewasa di sekitarnya membacakan dongeng, maka anak akan sesering mungkin mendengarkan kosakata-kosakata baru disetiap hari.

Lagu-lagu anak biasanya berisi kata-kata yang mudah dimengerti oleh anak-anak. Moms dan dads bisa ajak interaksi anak dengan membuat suara seperti bernyanyi maupun menyanyi dengan diiringi gerakan. Karena balita cenderung mudah meniru ucapan dengan sangat baik saat dipasangkan dengan gerakan atau tindakan. Alasannya, karena bunyi lebih mudah dipelajari anak-anak daripada kata-kata.

 3. Lakukan Berulang Kali

Agar anak dengan mudah memulai bicara, maka disini orang tua perlu kesabaran ekstra untuk menstimulasi anak dengan berulang kali mengucapkan suku kata. Untuk itu pilihlah kata semudah mungkin dan gunakan kata-kata tersebut sebagai rutinitas. Agar anak dapat menirukannya, dan lakukanlah kata tersebut berulang kali. Dengan begitu anak akan mengingat kata demi kata dengan sendirinya.

 4. Jangan Mengkritik

Perlu diingat ya moms, pastikan untuk tidak mengkritik maupun mempermasalahkan cara bicara anak seperti logat, bahan gaya bicara anak. Karena anak masih dalam proses masa pertumbuhan agar anak dapat memenuhi tugas perkembangan bahasa di usianya. Karena dengan moms mengkritik secara tidak langsung akan menurunkan rasa percaya dirinya. Sebaiknya berilah pujian kepada anak, karena sudah berusaha untuk belajar berbicara dengan baik.

 5. Dengarkan Anak

Peran orang tua disinlah sangat penting ya, dengan orang tua mendengarkan dan merespos setiap perkataan anak. Anak akan merasa senang dan akan antusias menerima kata baru untuk memperlancar bicara pada anak.


Sumber referensi :

Tagged:

Penulis: Fauzia Eka

Hobby menulis dan membaca. Anggota tim relasi publik di Educa Grup. Penyuka drama korea dan berpengalaman dalam QA product.