melatih-anak-berwirausaha-sejak-dini

Melatih Anak Berwirausaha Sejak Dini

Kamis, 22 Februari 2018, 08:14 WIB | dibaca 375 kali | dibagikan kali

Ketrampilan berwirausaha bukan hanya tentang jual-beli barang atau jasa, namun juga ketrampilan bersosialisasi, keberanian membuat keputusan, keberanian menanggung risiko, kreatifitas, dan lainnya. Karakter-karakter tersebut sangat perlu dimiliki oleh anak-anak usia dini. Ketrampilan-ketrampilan dalam berwirausaha perlu dikembangkan sejak dini, sehingga ketrampilan-ketrampilan tersebut bisa berguna bagi perkembangan pribadi dan kecerdasan anak, dan tentu saja nantinya akan berguna bagi masa depan anak dalam meraih cita-cita.

Dunia bisnis perlu diperkenalkan pada anak sejak dini

Anak-anak tidak terlalu membutuhkan banyak teori tentang bisnis. Anak-anak bisa belajar berbisnis dengan aktivitas-aktivitas yang sederhana. Anak-anak justru akan lebih banyak belajar dengan cara melakukan. Salah satu aktivitas yang menyenangkan dan biasa diajarkan di sekolah adalah saat anak-anak diajak melakukan aktivitas jual beli.
Aktivitas jual beli di sekolah

Di dalam pembelajaran tema profesi, anak-anak akan diperkenalkan dengan aneka ragam profesi, misalnya dokter, pedagang, pilot, dan lainnya. Biasanya dalam pengenalan aneka profesi, anak-anak akan banyak belajar di kelas. Anak-anak juga bisa belajar aneka profesi dengan media gambar, flashcard, film, dan media lainnya. Anak-anak juga perlu belajar dengan cara melakukan. Salah satu aktivitas dengan cara melakukan dan dengan tema profesi adalah dengan melakukan aktivitas jual beli. Anak-anak akan diminta melakukan aktivitas jual beli bersama teman-teman di sekolah. Agar anak-anak semakin mendalami peran mereka, baik sebagai penjual maupun pembeli, biasanya pendidik perlu menyediakan mainan uang, tas, aksesori tubuh, kostum, dan perlengkapan lainnya.

Memeragakan aktivitas jual beli di sekolah

Untuk memeragakan aktivitas jual beli di sekolah dibutuhkan ruangan di luar kelas, misalnya di aula atau di lapangan terbuka. Dalam aktivitas ini anak-anak akan melakukan praktik jual beli bersama teman-teman mereka, ada yang berperan sebagai penjual, serta ada yang berperan sebagai pembeli. Anak yang berperan sebagai pembeli akan belajar cara memilih barang, membayar uang, menghitung nilai uang, memilih barang yang akan dibeli, dan lainnya, sedangkan anak yang berperan sebagai penjual akan belajar cara menawarkan barang, menghitung nilai uang, menata barang jualan, sopan santun berbicara dengan pembeli dan lainnya.

Manfaat peragaan aktivitas jual beli di sekolah

Dengan memeragakan aktivitas jual beli, anak-anak akan semakin paham cara melakukan transaksi. Anak-anak juga akan akan memahami etika dan urutan dalam melakukan transaksi. Anak-anak juga akan semakin paham manfaat uang, sebagai alat pembayaran sang sah. Dengan aktivitas ini, anak-anak juga diharapkan akan semakin memahami cara melakukan transaksi dan tentu saja hal ini sangat berguna bagi masa depan anak, terutama dalam mengembangkan pengetahuan dan pengalaman anak dalam dunia bisnis. Anak-anak perlu paham mulai dari hal sederhana ini. Agar aktivitas ini semakin memberikan pengalaman dan pelajaran yang bervariasi bagi anak, kita bisa mengajarkan anak memeragakan drama dengan berbagai tema transaksi, misalnya transaksi antara kasir rumah sakit atau penjaga rumah sakit dengan pasien, transaksi antara penjahit dengan konsumennya, transaksi antara penjual di pasar dengan pembeli, dan lainnya. Dengan adanya variasi tema yang beragam, anak-anak pun akan semakin memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang dunia bisnis.

Mengajak anak berkunjung ke supermarket

Sesekali kita juga bisa mengajak anak bersama-sama pergi ke supermarket. Alangkah lebih baik, bila dalam kegiatan ini guru memandu anak-anak didik mereka. Guru bisa mempraktikkan aktivitas memilih barang dan membayarnya di kasir.

Manfaat mengajak anak berkunjung ke supermarket

Dari kegiatan ini, anak-anak akan semakin mengenal proses terjadinya transaksi. Mulai dari aktivitas memilih barang, mengambil barang, hingga membayarnya. Anak-anak juga mengenal aneka profesi yang bekerja di supermarket, yaitu petugas satpam, kasir, dan penjaga toko.

Dengan mengajak anak ke supermarket, anak-anak juga akan belajar dari aneka produk yang ada. Guru bisa secara langsung mengajari anak tentang berbagai warna, bentuk, dan huruf yang tertera di produk tersebut. Semakin bertambahnya pengetahuan yang dimiliki anak secara berkesinambungan maka secara tidak langsung kosakata anak juga akan semakin bertambah banyak.


Baca juga: Cara Mengenalkan Aneka Profesi Kepada Anak Usia Dini


Selain itu, aktivitas ini juga bisa mengembangkan kecerdasan sosial anak. Dengan seringnya anak bertemu dengan banyak orang di luar maka secara langsung anak akan terbiasa untuk mengenal orang lain selain orang yang selalu ditemuinya di rumah. Selain itu anak akan terbiasa untuk berkomunikasi dengan orang lain yang ia temui dan hal tersebut sangat baik untuk perkembangannya. Dengan memberikan kesempatan anak berkomunikasi atau berkenalan dengan kasir atau satpam, karakter percaya diri anak pun akan semakin berkembang. Akan lebih baik pula, bila guru juga mengajarkan cara berkenalan, cara menyapa, cara memuji, dan lainnya, saat memberikan kesempatan anak untuk berinteraksi kepada karyawan di supermarket.

Belajar dengan melakukan memang sangat penting bagi anak. Karena dengan metode ini anak-anak akan semakin bebas dalam bereksplorasi dan anak-anak pun akan semakin kaya akan ilmu pengetahuan. Dengan metode ini, anak-anak juga akan semakin mengingat apa yang mereka pelajari dalam jangka waktu yang lebih lama, daripada saat anak belajar dengan cara membaca saja atau mendengarkan saja.

Agar anak-anak semakin mengenal penggunaan uang, mengenal aneka macam benda (barang belanjaan), dan aneka profesi yang ada di supermarket, Anda bisa mengajak anak belajar sambil bermain dengan media game. Game ini berjudul Marbel Belanja di Supermarket. Klik gambar di bawah ini untuk mengunduhnya secara GRATIS.

banner-marbel-belanja-di-supermarket

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...