Melatih Kepercayaan Diri Anak Sejak Dini

Senin, 10 Oktober 2016 08:58 WIB | dibaca : 2574 | dibagikan :

Kepercayaan diri anak perlu dilatih sejak dini. Hal ini bisa dilakukan melalui aktivitas sehari-hari. Tanpa memiliki kepercayaan diri yang baik, anak-anak bisa menjadi anak yang rendah diri, pendiam, pemalu, dan enggan tampil di depan publik. Orang tua pasti senang bila memiliki anak yang percaya diri. Sebagai pendidik, kita perlu memberikan kegiatan-kegiatan dan materi yang bisa menstimulasi kepercayaan diri anak. Berikut ini adalah tips dari Kak Zepe:

  1. Mengajak anak didik memahami diri mereka

Materi ini bisa diawali dengan media dongeng atau cerita bertema keunikan manusia. Ada manusia yang memiliki suara bagus sehingga bisa menjadi penyanyi, ada manusia yang memiliki ketrampilan mengemudi yang baik, sehingga bisa menjadi pembalap, dan berbagai macam kelebihan lainnya. Namun ada juga manusia yang memiliki kekurangan, misalnya kurang cepat dalam berlari, kurang rapi dalam menulis, dan kelemahan lainnya. Dengan kelebihan mereka, anak-anak bisa mengembangkan talenta dan pribadi mereka. Sehingga nantinya kelebihan mereka bisa memberikan kontribusi positif bagi sesama. Dengan kelemahan mereka, mereka dituntut untuk mau belajar lebih baik lagi. Sehingga nantinya kelemahan mereka semakin hari akan semakin diperbaiki, dan bahkan bisa menjadi kelebihan. Video-video motivasi bisa kita tampilkan untuk menjadi inspirasi anak dalam memahami jati diri mereka.

  1. Memberikan ketrampilan sesuai dengan kemampuannya (usianya)

Terkadang anak-anak merasa minder dan malu di saat diminta untuk melakukan sesuatu yang mereka tidak mampu. Sebagai pendidik, kita perlu mengikuti kurikulum yang resmi. Kegiatan-kegiatan yang diajarkan pada kurikulum yang resmi biasanya mengacu pada tingkat kemampuan dan sesuai dengan usia anak. Anak-anak yang dipaksa melakukan sesuatu yang mereka tidak mampu, akan membuat anak menjadi stres dan mengurangi kepercayaan diri mereka. Orang tua pun perlu berkonsultasi kepada guru, agar mereka tau kegiatan apa saja yang boleh dan belum boleh dilakukan buah hatinya sesuai dengan usia anak.

  1. Membuat anak merasa nyaman

Kenyamanan sangat dibutuhkan oleh seorang anak. Tanpa kenyamanan mereka akan sulit untuk berumbuh. Biasanya anak akan merasa tidak nyaman bila diatur dengan berbagai macam aturan atau diberi nasihat yang terlalu keras.  Bila anak merasa nyaman dan tidak dalam kondisi tertekan maka anak-anak akan bisa bertumbuh secara lebih optimal. Maka bila orang tua merasa ada keterlambatan dalam hal pribadi anak, orang tua harus segera kroscek, apa saja yang membuat mereka tidak nyaman. Karena terkadang ketidaknyamanan bisa terjadi karena suasana yang terlalu nyaman. Sehingga saat mereka menerima suatu tekanan atau tertimpa suatu permasalahan, mereka akan sulit keluar dari rasa ketidaknyamanan itu.

  1. Kelebihan anak adalah yang utama

Kebersamaan bersama anak didik sangatlah penting. Kebersamaan ini harus dilakukan tidak hanya dalam situasi formal, misalnya dalam pemelajaran di sekolah. Namun juga harus dilakukan dalam situasi yang tidak formal, misalnya pada saat anak-anak bermain. Pendidik bisa ikut bermain bersama mereka. Dengan adanya kebersamaan ini, biasanya pendidik akan semakin mampu untuk lebih mengenal anak didiknya, terutama kelebihan dan kelemahan mereka. Pendidik perlu lebih fokus pada kelebihan anak-anak didiknya. Karena bagaimana pun, dengan mengembangkan kelebihan-kelebihan anak-anak didiknya, anak-anak akan semakin percaya diri dan berkembang dengan baik, sehingga lambat laun kekurangan mereka pun akan berkurang dengan sendirinya. (Baca juga: Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Kemandirian Anak )

  1. Merencanakan kegiatan yang variatif dan pratisipatif

Pendidik perlu membuat rencana pembelajaran yang variatif, agar anak-anak didik tidak merasa bosan. Kegiatan yang dilakukan pun punya manfaat atau tujuan yang berbeda-beda dan bisa melatih anak dari beberapa aspek, baik dari sisi kognitif, karakter, maupun kreatifitas mereka.

  1. Berikan reward

Reward adalah sejenis penghargaan yang biasa diberikan kepada anak-anak didik, di saat mereka berhasil melakukan sesuatu yang baik atau karena suatu prestasi tertentu. Reward sangat perlu ada agar anak-anak didik bisa semakin semangat dalam belajar dan  mengikuti aturan dengan lebih baik

Memiliki anak didik yang lucu-lucu dan percaya diri, tentu akan menjadi kebanggaan bagi para guru dan orang tua. Semoga tips di atas berguna guna membangun kepercayaan diri anak sejak dini.

Kak Andi Taru, CEO Educa Studio, telah merilis sebuah aplikasi menarik yang bermanfaat bagi anak dalam mengenal dirinya sendiri dan lingkungan sekitar, termasuk cara bersosialisasi. Semua dikemas dengan cara yang menyenangkan, baik melalui permainan, lagu, dan bercerita, dan aktivitas menarik lainnya. Silakan download aplikasi ini dengan cara klik gambar di bawah ini:ads-bse-team1a-banner-web

Sumber Gambar: barbiedini.blogspot.com

Mohon isi rating berikut - itu akan membantu kami memperbaiki

Klik pada bintang untuk memberikan rating

Average rating / 5. Vote count:

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...

  • Fredy

    artikel yang bagus !!!
    memang seharusnya kepercayaan diri ditanamkan sedini mungkin

    http://softskill.gunadarma.ac.id/

    • Kak Zepelaguanak II

      Terima kasih Kak Fredy….
      Dengan membiasakan anak untuk melakukan aktivitas bersama di sekolah, semoga akan meningkatkan kepercayaan diri Anak sejak dini…