Tanda anak siap belajar membaca

Tanda Anak Siap Belajar Membaca

Senin, 30 Maret 2020 16:00 WIB | dibaca : 66 | dibagikan :

Di zaman sekarang yang semakin canggih dan semakin kompetitif terutama dalam hal mendidik anak dengan baik. Kerap kali menjadi dilema tersendiri bagi para orang tua. Belum lagi jika moms melihat anak yang seumuran dengan anak sendiri yang lebih aktif dan pintar. Terutama dalam hal membaca, pasti moms mulai khawatir bukan? Tidak sedikit para moms yang selalu mengkhawatirkan, kapan anaknya bisa membaca atau mulai belajar membaca. Perlu diingat, ya moms. Bahwa setiap pertumbuhan dan kembang setiap anak itu berbeda-beda. Jadi jangan pernah untuk memaksa anak untuk menjadi lebih pintar diantara teman-temannya, ya moms. Moms perlu mengetahui tanda anak siap belajar membaca agar anak dapat belajar dengan tepat.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), waktu yang tepat untuk memperkenalkan anak pada dasar-dasar membaca tulis dengan baik yaitu saat anak berusia 4-5 tahun. Kemampuan ini sering disebut dengan Pre-Reading Skills yaitu pengenalan huruf dan angka, mendengarkan sajak berirama dan mencocokkan kata-kata dengan bunyi awal sampai akhir.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengetahui apakah anak sudah siap belajar membaca ?

Nah, sebelum moms memperkenalkan Pre-Reading Skills kepada anak. Sebaiknya moms perhatikan terlebih dahulu sikap anak dan pertimbangkan kesiapan anak untuk memulai belajar membaca. Agar anak tidak merasa terpaksa dan menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan. Berikut adalah tanda jika anak moms sudah siap untuk belajar membaca.

Tanda anak siap belajar membaca
Book photo created by freepik – www.freepik.com

Tanda Anak Siap Belajar Membaca

1. Mulai Tertarik Dengan Membaca

Jika anak yang biasa dibacakan cerita atau dongeng menjelang tidurnya. Kali ini anak akan mulai membawa bukunya sendiri sambil melihat tiap gambar dan huruf yang ada didalamnya. Dan saat moms sedang membacakan cerita atau dongeng untuk anak, maka anak akan menirukan moms membaca. Tanpa adanya ketertarikan anak dengan hal ini, anak akan hilang minat atau ketertarikannya untuk belajar membaca.

 2. Mulai Suka Berpura-Pura Sedang Membaca

Meskipun anak belum bisa membaca, anak akan bertingkah seolah – olah ia sedang membaca. Biasanya anak akan cenderung menirukan orang tua ketika sedang membaca. Pasti melihat tingkah anak yang seperti itu sangat menggemaskan, bukan moms. Nah, dengan momen ini moms bisa menjadi kesempatan  untuk moms mulai mengajarkan untuk membaca dengan memperkenalkan terlebih dahulu huruf demi huruf.

Baca Juga:   Lagu Dolanan, Pilihan Alternatif Lagu Anak Yang Edukatif Bagi Anak PAUD

 3. Anak Sudah Mengerti Tentang Buku

Jika anak dengan sendirinya mencari dan mengambil buku dari tempatnya. Dan kemudian anak mulai membuka lembar demi lembarnya bahkan hingga memberi tanggapan pada apa yang dilihatnya. Berarti anak sudah tahu fungsi dari buku itu untuk dibaca.

 4. Saat Dibacakan Cerita Anak Sangat Antusias

Saat moms hendak membacakan cerita kepada anak, ia akan merasa sangat antusias. Bahkan ada anak akan meminta untuk dibacakan cerita diluar jadwal moms biasa membacakan cerita. Terkadang anak akan memilih buku mana yang ingin didengarnya dan mengatur posisi duduk untuk dirinya dan moms agar ia merasa nyaman saat mendengarkan cerita sampai cerita yang dibacakan itu selesai. Dan setelah itu anak bisanya bisa menceritakan kembali apa yang didengarnnya. Nah, jika begitu moms bisa lemparkan pertanyaan kepada anak seputar dari isi cerita. Jika anak bisa menjawabnya dengan benar maka sudah dipastikan jika anak sudah siap untuk belajar membaca.

 5. Tertarik Dengan Huruf Dan Angka

Anak yang tertarik dengan bacaan biasanya memiliki rasa ingin tahu yang lebih terhadap hal-hal yang berhubungan dengan huruf dan angka. Anak biasanya akan lebih tertarik jika diajarkan mengenal huruf dengan metode bernyanyi. Moms bisa dengarkan kepada anak lagu alphabet berulang – ulang disela – sela anak bermain. Jika anak sudah hafal dengan sendirinya maka moms bisa menuju tahap selanjutnya dengan perkenalkan anak dengan ejaan pendek.

Bagaimana moms, apakah anak moms sudah memperlihatkan tanda – tanda ini ? Jika sudah semoga anak lekas bisa membaca ya moms. Dan pastikan moms akan selalu sabar dalam mengajar anak untuk membaca ya moms. Sebisa mungkin buat kegiatan belajar anak lebih menyenangkan agar anak tidak merasa tertekan. Dan ingat jangan paksa anak ya moms, karena dasarnya setiap anak cara tumbuh kembang dan belajarnya berbeda-beda.

 

Sumber referensi :


Tagged:

Penulis: Fauzia Eka

Hobby menulis dan membaca. Anggota tim relasi publik di Educa Grup. Penyuka drama korea dan berpengalaman dalam QA product.