mewarnai-dan-mengecap-dengan-kaous-kaki

Tehnik Karya Seni Rupa Unik Untuk PAUD (Menggambar, Mewarnai, dan Mengecap)

Minggu, 24 September 2017, 14:23 WIB | dibaca 6065 kali | dibagikan kali

Anak-anak paling suka menggambar. Menggambar adalah salah satu cabang seni rupa. Beberapa teknik seni rupa yang pernah dibahas di portal ini antara lain:

1. Kreasi Membatik Dengan Tehnik Melukis Tisu Berpola Titik-titik

2. Kreasi Membatik Dengan Tehnik Tisu Celup

3. Menggambar Unik Berbahan Pasir, Serpihan Batu Bata, dan Kapur.

4. Aneka Tehnik Membuat Bentuk Rumah 

5. Membuat Bentuk Api Dengan Tehnik Hand-print

6. Membuat Pemandangan Alam Dari Kertas Origami bekas

7. Membuat Bentuk Serangga Dengan Bahan Daun Kering

8. Membuat Gambar Gerhana Matahari Dengan Teknik Usap Abur

9. Kreasi Membuat Gambar Laba-laba Mungil dan Sarangnya dengan Benang

Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar tentang cara membuat suatu karya seni rupa lainnya, yaitu dengan menggabungkan tehnik menggambar, mewarnai, dan mengecap. Karya ini telah dipublikasikan di FORUM TK DAN PAUD. Kontributor dari kreasi ini adalah Kak Iland. Kak Iland telah mendemonstrasikan proses pembuatan kreasi ini dan mengajarkannya kepada anak-anak didiknya di sebuah PAUD, yang terletak di kota Depok. Yang membuat kreasi ini menjadi sangat unik adalah alat pengecapnya. Kita akan mengecap dengan menggunakan kaus kaki. Benda-benda apa saja yang kita perlukan?

1. Model gambar
Model gambar sangat diperlukan oleh anak-anak, supaya mereka punya bayangan tentang gambar apa yang bisa mereka buat. Bahkan kita bisa memberikan mereka aneka model sebagai berikut.


ulat-3
sumber gambar: cdn.tristro.net


ulat-2sumber gambar: diysolarpanelsv.com/


ulat-1

sumber gambar: i.pinimg.com

2. Pensil warna atau pastel
Sangat disarankan menggunakan pensil warna yang tidak mudah luntur (bukan model cat air).

3. Pewarna makanan atau cat air
Campur pewarna makanan dan air di dalam sebuah mangkuk kecil. Bahan ini nantinya akan digunakan sebagai pewarna makanan.

Bagaimana tutorialnya?

– Persiapkanlah pewarna makanan pada sebuah kotak. Masukkan air ke dalam kotak yang telah diisi pewarna makanan. Kadar kekentalan adalah sesuai selera. Semakin banyak airnya, maka akan semakin muda warnanya.

– Mintalah anak untuk memperhatikan gambar yang telah Anda buat. Jelaskan kepada anak tentang gambar yang mereka lihat. Anda bisa juga memancingnya dengan pertanyaan. Misalnya, “Apa nama mahluk ini?” atau “Dia bisa berubah jadi apa saja?”

– Setelah itu, kita tunjukkan kepada anak-anak didik tentang bentuk ulat yang bisa mereka buat. Seperti pada model gambar di atas. Jelaskan kepada anak bahwa mereka akan menggambar ulat dengan media kaus kaki.

– Setelah itu kita berikan kertas kepada anak, dan meminta anak menggambar ulat yang sedang menempel pada tanaman. Bagian tubuh kepala dan tubuh ulat haruslah berbentuk bulatan-bulatan yang memanjang. Anak-anak diperbolehkan menggambar bentuk tanaman atau daun seperti pada model gambar.

– Setelah itu, kita bisa meminta anak untuk mewarnai bentuk ulat dengan media kaus kaki. Caranya adalah dengan memasukkan kaus kaki ke dalam pewarna makanan yang telah dicampur air. Lalu tempelkan pada bentuk ulat yang telah digambar.

– Setelah bentuk ulat diwarnai dan dibentuk sedemikian rupa sehingga benar-benar menyerupai ulat, kita bisa meminta anak mewarnai bentuk lainnya atau melengkapi gambarnya dengan tangkai, lebih banyak daun, dan aneka macam tanaman lainnya sebagai gambar latar.

Aktivitas menggambar adalah salah satu aktivitas cabang seni rupa. Ada satu lagi aktivitas menyenangkan yang tidak kalah menyenangkannya Aktivitas ini adalah mewarnai. Educa Studio telah merilis sebuah buku menarik tentang aktivitas ini. Dapatkan buku “MARBEL MEWARAI” di toko-toko buku kesayangan Anda. Info lengkap silakan klik


“BUKU MARBEL MEWARNAI HEWAN LAUT” marbel-mewarnai

Agar anak-anak semakin jago dalam hal mengenal warna, silakan download aplikasi di bawah ini!

MARBEL WARNA
banner-marbel-warna-v3

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...