Tips Agar Anak Cerdas Dalam Bergaul dan Bersosialisasi

Jumat, 31 Maret 2017 10:27 WIB | dibaca : 1005 | dibagikan :

Saat Anda ditimpa masalah, tentu Anda membutuhkan hadirnya sesama yang siap membantu Anda. Saat Anda pergi ke luar kota, dan tidak ada seorang pun yang tinggal di rumah Anda. Tentu Anda mengharapkan ada orang lain yang ikut memperhatikan dan menjaga rumah Anda agar tidak dihampiri pencuri, sehingga Anda pun akan lebih merasa tenang saat meninggalkan rumah. Itulah mengapa Anda memerlukan orang lain atau sesama, termasuk di luar lingkup keluarga. Agar bisa menjadi pribadi yang mengenal dan dikenal oleh banyak orang, tentu Anda membutuhkan suatu ketrampilan dalam bersosialisasi. Akan lebih baik bila ketrampilan ini Anda ajarkan kepada buah hati Anda, sehingga kelak saat ia menginjak dewasa, ia akan semakin mudah diterima di dalam pergaulan di mana pun ia berada.  Bagaimana mengajarkan ketrampilan ini kepada sang buah hati?

  1. Menjadi contoh pribadi yang berempati

Pribadi yang berempati adalah pribadi yang peka terhadap perasaan orang lain. Pribadi yang berempati biasanya akan berusaha untuk tidak menyakiti orang lain. Melatih anak untuk menjadi pribadi yang berempati memang tidak mudah. Karena semua harus bermula dari diri Anda sendiri, sebagai orang tua. Anda bisa memberikan contoh misalnya dengan memberikan perhatian lebih saat melihat raut wajah anak yang terlihat murung. Dalam keadaan seperti itu, Anda bisa memberikan perhatian yang lebih.

  1. Tunjukkan kepedulian dengan memotivasi

Kepandaian seseorang dalam memotivasi orang lain sangat berguna dalam kehidupan sosial. Anda bisa mengajarkan anak cara memotivasi dengan hadir di samping anak, terutama saat anak mengalami suatu kegagalan. Jangan biarkan anak sendiri saat ia mengalami kegagalan atau permasalahan berat lainnya. Berikan kata-kata yang motivatif, yang bisa menguatkannya, sehingga kelak ia pun bisa menjadi pribadi yang mampu memotivasi sesamanya. (baca juga: “Tips Mengajarkan Empati Kepada Anak Usia Dini” )

  1. Melatih anak bertanggungjawab

Latihlah anak menjadi pribadi yang bertanggungjawab. Kita bisa memberikan tanggung jawab kepada anak dalam hal-hal sederhana. Misalnya dengan meminta anak untuk merapikan mainan selesai mereka bermain. Tanggung jawab juga bisa kita berikan kepada anak-anak dengan cara memberikan tugas secara rutin. Misalnya, meminta anak untuk menyapu lantai  dua hari sekali, dan tugas lainnya. Kemandirian anak juga akan terbangun bila Anda menerapkan kebiasaan ini.

  1. Ajarkan anak berempati pada lingkungannya
Baca Juga:   Kompilasi Lagu Anak Mengenal Benda Langit - Karya Kak Zepe

Alangkah lebih baik bila pelajaran ini diberikan kepada anak-anak dengan cara memberikan contoh nyata. Misalnya, dengan tekun merawat kebun di sekitar rumah, memelihara hewan peliharaan dengan penuh kasih sayang, selalu membuang sampah pada tempatnya, dan kebiasaan lainnya. Memberikan pengarahan kepada anak tentang pentingnya melakukan aktivitas-aktivitas tersebut memang baik, namun tindakan nyata atau teladan dari orang tua adalah pelajaran terbaik.

  1. Memberikan pengajaran moral

Memberikan pengajaran moral dapat membangkitkan kesadaran anak agar memiliki karakter yang baik. Agar anak memiliki karakter yang baik, tentunya orang tua perlu memberikan pengajaran kepada anak-anak. Pengajaran bisa dilakukan dengan cara yang fun, misalnya dengan media dongeng, bernyanyi, menonton film, dan lainnya. Namun tentu saja tugas orang tua tidak berhenti sampai di situ. Orang tua perlu memberikan penjelasan mengenai dongeng yang baru saja diceritakan, lagu yang baru saja dinyanyikan, atau film yang baru saja ditonton. Penjelasan yang terbaik kepada anak-anak adalah dengan metode penjelasan sebab akibat. Misalnya, anak yang dijauhi oleh teman-temannya karena ia sering berbohong.

Pengajaran moral bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan media lagu maupun dengan media dongeng. Kak Andi Taru, seorang Deputi Edukasi di Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang telah merilis banyak game, lagu, dan dongeng edukatif anak berpendapat, “Mengajarkan karakter pada anak bukan hanya dengan memberikan nasihat, apalagi nasihat itu diberikan saat anak melakukan kesalahan. Namun kita bisa menasihati anak dengan cara yang menyenangkan, misalnya dengan lagu dan dongeng yang edukatif.” Dan berikut ini adalah beberapa aplikasi yang bisa digunakan sebagai media mengajarkan pendidikan karakter pada anak:
– Lagu Anak Tematik TK dan PAUD – LENGKAP
banner-kolak-lagu-anak-tematik-tk-dan-paud
– Cerita Anak, Mila Si Pelupabanner-riri-mila-si-pelupa– Cerita Anak, Monyet dan Ayambanner-riri-monyet-dan-ayam– Cerita Anak, Persahabatan Angsa

6. Berikan motivasi dengan pujian dan penghargaan

Saat anak melakukan sesuatu yang baik, berikan pujian kepadanya. Anda juga bisa memberikan pengharagaan-penghargaan kepada sang buah hati. Misalnya dengan membelikan makanan kesukaannya setelah sang buah hati melakukan kebaikan. Semakin anak bertekun melakukan kebaikan, tentu saja ia akan semakin memiliki kehidupan sosial yang semakin baik pula. Demikian tips dari saya, Kak Zepe, semoga bermanfaat bagi sahabat semua. Salam dunia belajar anak.

Sumber gamber: s-media-cache-ak0.pinimg.com

Tagged:

Penulis: Kak Zepe

Saya adalah salah satu penulis di portal ini, seorang praktisi pendidikan dan pencipta lagu anak. Salam cinta pendidikan... Salam cinta lagu anak...