Tips Aman Berpuasa Untuk Ibu Hamil

Tips Aman Berpuasa Untuk Ibu Hamil

Minggu, 26 April 2020 06:00 WIB | dibaca : 26 | dibagikan :

Bagi umat Islam, puasa merupakan ibadah wajib yang datangnya hanya sebulan dalam jangka waktu setahun, yaitu saat bulan suci  Ramadan. Tentunya ini merupakan ibadah yang ditunggu-tunggu dan kesempatan yang tidak ingin dilewatkan bagi kaum Muslim untuk menyempurnakan ibadah. Lalu, bagaimana dengan ibu hamil yang ingin menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ? Apakah aman berpuasa untuk ibu hamil ? Nah, untuk moms yang sedang hamil, tidak perlu khawatir jika ingin mengikuti ibadah puasa dan pastikan kondisi moms tetap stabil dan sehat saat menjalankan ibadah puasa ya. Duniabelajaranak.id akan memeberikan beberapa tips aman berpuasa untuk ibu hamil, yang diambil dari berbagai sumber.

Tips Aman Berpuasa Untuk Ibu Hamil

 1. Konsultasikan Terlebih Dahulu Dengan Dokter

Sebelum moms memutuskan untuk mengikuti ibadah puasa dibulan Ramadhan, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan moms dan juga janin yang dikandung apakah akan baik-baik saja jika diajak puasa atau sebaliknya.

Jika ibu hamil mengalami masalah kesehatan seperti perdarahan, anemia, tekanan darah tidak normal, serta diabetes, maka disarankan untuk tidak mengikuti puasa. Karena masalah kesehatan yang dialami tersebut memiliki risiko tinggi, yang akan mempengaruhi kesehatan kehamilan moms, loh.

Tips Aman Berpuasa Untuk Ibu Hamil
Gambar oleh Bogdan Sanfira dari Pixabay

2. Jaga Asupan Makanan Dan Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Untuk ibu hamil sangatlah dianjurkan untuk selalu menjaga asupan makan dan juga nutrisi yang dibutuhkan semasa kehamilan terutama saat berpuasa. Apa sajakah itu ? Moms bisa loh, ikuti anjuran mengkonsumsi makanan untuk ibu hamil saat berpuasa sebagai menu makan berbuka maupun saat sahur seperti berikut ini :

  • Menu makanan saat buka puasa dan sahur harus tetap memperhatikan menu gizi seimbang. Ini termasuk menu makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, lemak, vitamin, dan mineral. Contohnya adalah nasi, sayuran hijau, ikan, tahu-tempe, buah, dan susu. Menu yang mengandung zat gizi lengkap ini membantu janin memenuhi gizi yang dibutuhkannya.
  • Pilih karbohidrat kompleks. Contohnya: nasi merah, roti gandum, pasta gandum, oatmeal, dan kacang-kacangan, dan juga yang mengandung serat, misalnya sayur dan buah, kacang-kacangan, gandum dan biji-bijian. Makanan ini membutuhkan waktu lama untuk dicerna sehingga rasa lapar akan datang lebih lama. Serat juga berfungsi untuk mencegah kontipasi.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak protein. Contohnya: daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
  • Batasi makanan manis. Makanan manis membantu meningkatkan kadar gula darah yang turun saat berpuasa, namun setelah itu dapat menyebabkan menurunnya kadar gula darah dengan cepat. Hal ini mengakibatkan ibu hamil menjadi lemas dan lemah serta dapat membuat cepat merasa lapar.
  • Batasi juga makanan yang mengandung lemak tinggi. Ini termasuk gorengan, cake, donat, pizza, burger, daging berlemak, kulit ayam, dan lainnya. Ganti dengan makanan yang mengandung lemak baik, seperti alpukat, kacang, minyak ikan, ikan, keju, dan lainnya.
  • Perbanyak makanan yang mengandung kalsium. Contohnya susu, keju, yoghurt, sayuran hijau, ikan dengan tulangnya, dan lain-lain. Makanan ini membantu menyediakan cukup kalsium untuk janin.
  • Konsumsi vitamin. Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin juga dibutuhkan ibu hamil untuk menjaga vitalitas tubuh. Namun dalam mengkonsumsi suplemen vitamin dan lain sebagainya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter guna menghindari resiko yang tidak diinginkan.
Baca Juga:   6 Aktivitas dan Permainan Terbaik Untuk Melatih Kekompakan Ibu dan Anak

3. Cukupi Cairan Tubuh

Sebaiknya minum sekitar 1,5-2 liter sehari bisa dibagi saat sahur dan berbuka puasa ya moms, untuk mencegah dehidrasi. Hindari pula minuman yang berkafein seperti kopi dan teh karena bersifat diuretik. Hal ini menyebabkan seringnya buang air kecil dan akan mengakibatkan kehilangan lebih banyak air maupun cairan dalam tubuh.

4. Beraktivitas Sewajarnya

Memutuskan untuk menjalankan puasa ketika sedang hamil bukanlah hal yang mudah. Selama hamil banyak perubahan atau gejala yang akan dialami yang terkadang mengganggu. Penting untuk mengontrol aktivitas yang  dilakukan agar terhindar dari kelelahan. Aktivitas yang terlalu padat atau berat kemungkinan akan membuat anda tertekan dan memicu stres, loh moms.

5. Istirahat Yang Cukup

Saat berpuasa sebaiknya moms cukupkan waktu untuk istirahat. Jangan sampai melakukan aktivitas yang terlalu berat sehingga menyebabkan tubuh kelelahan. Ketika tubuh dalam kondisi stabil, hal ini juga berdampak pada kesehatan janin dan tubuh, loh moms. Hindari juga hal-hal yang bisa membuat moms merasa tertekan atau stres, agar moms dapat menjalankan puasa dengan nyaman.


Sumber referensi :

Tagged:

Penulis: Fauzia Eka

Hobby menulis dan membaca. Anggota tim relasi publik di Educa Grup. Penyuka drama korea dan berpengalaman dalam QA product.